shopee tokopedia dan bukalapak
static.vecteezy.com

SHOPEE, TOKOPEDIA DAN BUKALAPAK DI WARNING AMERIKA

Advertisements

Shopee Tokopedia Dan Bukalapak Tercatat Dalam Review Of Notorious Market For Counterfeiting And Piracy 2021

shopee tokopedia dan bukalapak
www.caribbeannationalweekly.com

Tiga situs e-commerce di Indonesia masuk dalam daftar Notorious Markets di Amerika Serikat. Daftar tersebut di keluarkan oleh perwakilan komersial negara tersebut atau Perwakilan Komersial Amerika Serikat (USTR).

Ketiga situs e-commerce tersebut adalah Shopee, Tokopedia dan Bukalapak, Tiga Perusahaan tersebut tercatat dalam Review of Notorious Market for Counterfeiting and Piracy 2021, dikutip Selasa 22 februari 2022.

Laporan tersebut mencakup pasar fisik dan online yang telah memfasilitasi penjualan barang palsu. Mereka juga dituduh melakukan pembajakan atau pemalsuan yang signifikan.

cdn.technadu.com

Menurut laporan tersebut, Tokopedia memiliki banyak dan tingkat volume yang tinggi untuk barang- barang palsu mulai dari pakaian,  aksesoris hingga kosmetik. Ada juga pembajakan buku- buku dan materi bahasa Inggris.

Menurut USTR, pemegang hak cipta mengakui perkembangan sistem pemberitahuan dan penghapusan platform. Komitmen mereka terhadap platform juga berkembang.

Sayangnya, masih ada pemilik hak cipta yang mengatakan membutuhkan informasi lebih lanjut, tidak menghapusnya dengan cepat, dan tidak mengizinkan pemegang hak melacak status notifikasinya.

Sebagian besar produk bermerek di Bukalapak disebut tidak asli dan dicantumkan secara terbuka sebagai salinan dari produk bermerek tersebut. Ada kekhawatiran bahwa platform tersebut kurang proaktif dalam proses pemalsuan dan penghapusan, yang dapat dianggap lambat.

Namun, Bukalapak juga meningkatkan sistem anti pemalsuan. Ini termasuk protokol, kontrol vendor, dan proses penghapusan.

Sementara itu, Shopee di laporkan tingkat pemalsuan yang sangat tinggi di semua platform nya kecuali platform yang beroperasi di Taiwan. Prosedur notifikasi dan penghapusan Shopee di katakan rumit, terdesentralisasi, tidak efisien, dan lambat.

Perusahaan-perusahaan ini juga telah berulang kali melakukan pelanggaran. Bahkan telah di laporkan bahwa penjual barang palsu masih dapat mendaftar ulang atau menjual kembali barangnya di platform.

cdn.technadu.com

Tokopedia Serta Bukalapak Akhirnya Buka Suara

Reporter pun sudah berusaha menghubungi Bukalapak, Tokopedia, dan juga Shopee untuk mengonfirmasi perihal informasi ini.

Aditama Baskara, Vice President of Market Quality Bukalapak, mengatakan pihak nya berkomitmen untuk melindungi hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Ini juga melarang penjualan barang palsu dan bajakan di platformnya.

Dia menambahkan bahwa setiap pelanggaran terhadap Ketentuan Penggunaan akan menghasilkan penalti. Perusahaan juga bekerja sama dengan berbagai pemilik merek dan regulator untuk meningkatkan upaya melindungi hak kekayaan intelektual.

“Kami bermaksud meningkatkan upaya kami untuk melindungi hak kekayaan intelektual dan mengurangi penjualan barang palsu di platform Bukalapak. Kami telah memenuhi semua persyaratan regulasi sejauh ini,” jelasnya.

Bukalapak juga punya BukaBantuan. Di sini, pengguna, pemilik hak, dan merek dagang dapat mengajukan permintaan untuk memblokir barang dagangan yang melanggar standar barang dagangan yang di jual di platform ini.

Ekhel Chandra Wijaya, Head of External Communications Tokopedia, mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan platform atau pelanggaran hukum terkait di Indonesia.

“Tokopedia mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan platform Tokopedia dan atau pelanggaran hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Ekhel.

“Meskipun Tokopedia UGC – di mana setiap pemasok dapat mengunggah produk secara mandiri – kami akan terus bekerja sama untuk memastikan bahwa aktivitas di platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.”

Tokopedia juga memiliki kebijakan produk mana saja yang boleh diperdagangkan dalam aturan penggunaan platform. Ada juga fitur pelaporan penyalahgunaan yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan produk yang melanggar aturan atau undang-undang penggunaan platform Tokopedia di Indonesia.

Ekhel juga menunjuk ke halaman platform perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini mewujudkan komitmen Tokopedia untuk melindungi kekayaan intelektual (IP) dan memastikan keamanan dan kenyamanan ekosistem.

Dan juga sudah mencoba menghubungi Shopee. Namun, pada saat penulisan, tidak ada tanggapan yang di terima dari Shopee mengenai masuknya perusahaan ke Notorious Market.

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com

Periksa Juga

Pengertian Zero-Click Attack Dan Bagaimana Cara Untuk Mengatasinya

Salah Satu Serangan Ini Dapat Merusak Perangkat Anda, Bagaimana Cara Mengatasi Zero-Click Attack? Peretas menggunakan …